PRAKIRAAN KEBUTUHAN LISTRIK SUMATERA BAGIAN UTARA SAMPAI DENGAN TAHUN
2003 ( PROPINSI SUMATERA UTARA DAN ACEH )
Master Theses from / 2004-12-02 12:31:55
Oleh : Surya Hardi, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 1992-00-00, dengan 1 file
Keyword : perkiraan dibagi dalam empat sektor pelanggan yaitu: sektor rumah tangga, komersil, umum dan sektor industri.
Nomor Panggil (DDC) : T 621.3 HAR
Sumber pengambilan dokumen : 19943801
Oleh : Surya Hardi, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 1992-00-00, dengan 1 file
Keyword : perkiraan dibagi dalam empat sektor pelanggan yaitu: sektor rumah tangga, komersil, umum dan sektor industri.
Nomor Panggil (DDC) : T 621.3 HAR
Sumber pengambilan dokumen : 19943801
Prakiraan kebutuhan
listrik tidak saja diperlukan sebagai data masukan bagi perencanaan dan
pengembangan sistem kelistrikan, tetapi juga digunakan dalam membuat rencana
operasi sistem tenaga listrik dalam penyediaan energi yang sesuai dengan
kebutuhan. Prakiraan kebutuhan listrik propinsi Sumatera Utara (PLN Wilayah II)
dan Propinsi D.I Aceh (PLN Wilayah I) meliputi prakiraan jumlah pelanggan,
konsumsi energi listrik, produksi energi dan beban puncak sampai tahun 2003.
Agar mencerminkan
keadaan sesungguhnya, perkiraan dibagi dalam empat sektor pelanggan yaitu:
sektor rumah tangga, komersil, umum dan sektor industri. Perkiraan jumlah
pelanggan dan konsumsi energi listrik diestimasi dengan analisa teknik regresi,
dengan parameter penduduk dan ekonometrik. Data yang digunakan adalah data
deret berkala PLN Wilayah I dan PLN Wilayah II tahun 1983-1989. Peubah peubah
bebas dari persamaan regresi dievaluasi dengan uji statistik t pada tingkat
nyata sebesar α = 10%. Dari hasil studi memperlihatkan bahwa
parameter-parameter yang berpengaruh pada konsumsi energi listrik di ke dua
daerah tersebut dipengaruhi oleh parameter-parameter yang berbeda pula.
Prakiraan kebutuhan listrik dilakukan pada studi ini, dikelompokkan dalam dua
skenario yaitu skenario rendah dan skenario tinggi.
Perbedaan antara skenario rendah dan tinggi
terdapat di sektor industri. Prakiraan skenario rendah dilakukan dengan cara
mengekstrapolasi data-data konsumsi listrik sektor industri, tanpa
memperhitungkan adanya daya captive. Pada skenario tinggi dengan
memperhitungkan daya captive, yang pada saat tertentu diasumsikan masuk dan
dapat dilayani oleh jaringan PLN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar