Kamis, 02 Oktober 2014

PENGARUH VARIASI DUTY CYCLE PADA PULSE `MODULATION TERHADAP PERFORMA GENERATOR GAS HHO TIPE BASAH (WET CELL) 9 PLAT SS 316L 10X10 MM.

resume digilib ITS

THE EFFECT OF DUTY CYCLE VARIATION WITH PULSE WIDTH MODULATION ON THE PERFORMANCE OF HHO GAS GENERATOR TYPE WET (WET CELL) 9 PLATE 10x10 mm SS 316L.

Created by :
ARINI, RATIH NOVIE  ( 2109100003 )



SubjectElektrolisis air
Alt. Subject Hydrogen water-electrolysis
KeywordGenerator HHO
PWM
Wet Cell
Duty Cycle

Description:
Penggunaan Generator gas HHO wet cell telah digunakan lebih dari 2 tahun, banyak kerusakan pada peralatan Generator gas HHO yakni lelehnya atau terbakarnya bejana plastic yang digunakan sebagai wadah dari generator gas HHO. Lelehnya bejana plastik ini disebabkan panas yang terjadi melebihi temperatur leleh plastik. Adanya perubahan bentuk elektroda dari kawat ke pipa lalu ke plat masih menunjukkan hal yang sama. Maka dari itu diperlukan penelitian lanjutan dengan pemakaian suplai arus dan voltage yang berbeda dengan tipe terdahulu yaitu dengan menggunakan Pulse Width Modulation dengan variasi duty cycle yang dapat menurunkan temperatur generator hingga dibawah 40oC. Pengujian mengenai generator gas HHO ini dilakukan dengan menggunakan rangkaian PWM yang dapat menghasilkan gas HHO. Pengujian ini dilakukan di laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS dengan melakukan pengujian menggunakan plat SS 316 L tebal 1 mm dan ukuran 10x10 mm sebanyak 9 plat tersusun secara horizontal. Pengujian menggunakan variasi duty cycle pada PWM yaitu 35%, 45%,55% dan direct (tanpa PWM). Larutan elektrolisa menggunakan aquades dan KOH sebagai katalis dengan perbandingan 1gr KOH/liter aquades. Pengujian ini dilakukan selama 60 menit pada tiap duty cycle untuk mengetahui performa generator. Hasil yang didapatkan adalah efisiensi dan Laju Produksi tertinggi yaitu 21 % dan 1,745x10-6 pada duty cycle 55%. Konsumsi daya terkecil adalah generator dengan duty cycle 35% yaitu sebesar 144-168 Watt. Untuk nilai arus listrik cenderung mendekati stabil pada generator dengan PWM duty cycle 35%-55%. Dan Temperatur rata-rata dibawah 40oC untuk generator ber PWM pada semua variasi duty cycle.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar